Postingan

DETERMINAN & INVERS MATRIKS

Gambar
 A. Determinan Matriks ordo 2×2 dan Matriks ordo 3×3 1. Determinan Matriks Ordo 2x2 adalah matriks berordo 2x2. Elemen a dan d terletak pada diagonal utama, sedangkan elemen b dan c terletak pada diagonal kedua. Determinan matriks A dapat diperoleh dengan mengurangkan hasil kali elemen-elemen diagonal utama dengan hasil kali elemen-elemen diagonal kedua. Contoh : Tentukanlah determinan matriks berikut! Pembahasan :  2. Determinan Matriks Ordo 3×3 Determinan matriks persegi dengan ordo 3x3 dapat dihitung dengan menggunakan dua cara, yaitu kaidah Sarrus dan ekspansi kofaktor. Namun, cara yang paling sering digunakan dalam menentukan determinan matriks ordo 3x3 adalah dengan kaidah Sarrus. |A| = (a.e.i) + (b.f.g) +( c.d.h) – (c.e.g) – (a.f.h) – (b.d.i) |A| = (a.e.i + b.f.g + c.d.h) – (c.e.g + a.f.h + b.d.i)

MATRIKS

Gambar
  A. Konsep dan Jenis Matriks Matriks adalah sekumpulan bilangan yang disusun berdasarkan baris dan kolom, serta ditempatkan di dalam tanda kurung. Nah, tanda kurungnya ini bisa berupa kurung biasa “( )” atau kurung siku “[ ]”, ya. Suatu matriks diberi nama dengan huruf kapital, seperti A, B, C, dan seterusnya. beberapa jenis matriks khusus yang perlu kamu ketahui di antaranya sebagai berikut: 1. Matriks Baris Matriks baris merupakan matriks yang terdiri atas satu baris saja. Pada umumnya matriks baris memiliki ordo 1xn, dengan n adalah banyak kolom pada matriks. 2. Matriks Kolom Matriks kolom merupakan matriks yang terdiri atas satu kolom saja. Pada umumnya matriks kolom memiliki ordo mx1, dengan m adalah banyak kolom pada matriks. 3. Matriks Persegi Matriks persegi adalah suatu matriks yang memiliki jumlah baris dan kolom sama. Itu tandanya, m = n. Karena jumlah baris dan kolomnya sama, maka ordo matriksnya bisa kita tulis menjadi n x n, atau matriks ordo n.  4. Matriks Pers...

PROGRAM LINEAR

Gambar
  A. Daerah Penyelesaian Sistem Pertidaksamaan Linear 2 Variabel Dari pertidaksamaan 4x + 3y – 12 ≥ 0, tentukan daerah penyelesaiannya! Langkah-langkah untuk menentukan daerah penyelesaian adalah sebagai berikut: Pindahkan variabel ke ruas kiri dan konstanta di ruas kanan.  4x + 3y ≥ 12 Ubah tanda pertidaksamaan menjadi sama dengan.  4x + 3y = 12 Tentukan titik poinnya, kalau akan menggunakan sumbu-x berarti y=0, sebaliknya kalau menggunakan sumbu-y berarti x=0. Gambar titik potongnya. lak ukan uji titik untuk mendapatkan daerah penyelesaiannya. Kita ambil titik yang berada di dalam garis (kiri garis).  Misalnya titik (2,0). Sekarang kita substitusi ke dalam persamaan 4x + 3y ≥ 12 menjadi 4(2) + 3(0) ≥ 12, hasilnya 8 ≥ 12. Kira-kira benar gak kalau 8 lebih besar sama dengan 12? Salah ya, berarti daerah penyelesaiannya ada di kanan garis atau di luar garis. Dari situ sudah paham ya, kalau hasil uji titiknya salah, berarti daerahnya ada di luar garis (kanan), sedangka...

INDUKSI MATEMATIKA

Gambar
 A. Metode Pembuktian Dengan Induksi Matematika Induksi matematika digunakan untuk membuktikan suatu pernyataan untuk setiap bilangan asli. Untuk melakukan pembuktian menggunakan induksi matematika, berikut ini langkah-langkah nya: 1. Membuktikan bahwa rumus atau pernyataan tersebut benar untuk n = 1. 2. Mengasumsikan bahwa rumus atau pernyataan tersebut benar untuk n = k. 3. Membuktikan bahwa rumus atau pernyataan tersebut benar untuk n = k + 1. Contoh soal dibawah ini : Buktikan deret 1 + 2 + 3 + ... + n = 1/2 n(n+1)  Langkah pertama  Kita akan buktikan untuk n = 1 adalah benar. Karena pernyataan tersebut merupakan deret, maka n di sini maksudnya jumlah suku pertama deret tersebut. Nah, yang diminta n = 1, berarti jumlah suku pertamanya hanyalah 1. Kemudian, kita substitusi semua n dengan 1. Jadi:  Langkah pertama terbukti ya karena ruas kiri dan kanannya sama. Langkah kedua Kita asumsikan pernyataan benar untuk n = k. Berarti jumlah suku pertamanya itu dari 1 + 2 ...

Koordinat Kutub dan Koordinat Kartesius

Gambar
Nama: Nazwa Alifia Azzahra Kelas: X IPS 1 Absen: 22

IDENTITAS TRIGONOMETRI

Gambar
Nama  : Nazwa Alifia Azzahra Kelas   : X IPS 1 Absen : 22 IDENTITAS TRIGONOMETRI Identitas trigonometri adalah suatu relasi atau kalimat terbuka yang memuat fungsi-fungsi trigonometri dan yang bernilai benar untuk setiap penggantian variabel dengan konstanta anggota domain fungsinya. Domainnya sering tidak dinyatakan secara eksplisit. Jika demikian maka umumnya yang dimaksud adalah himpunan bilangan real. Namun dalam trigonometri identitas yang memuat fungsi tangens, kotangens, sekans dan kosekans domain himpunan bilangan real ini sering menimbulkan masalah ketakhinggaan. Karena itu maka dalam hal tersebut, meskipun tidak dinyatakan secara eksplisit, maka syarat terjadinya fungsi tersebut merupakan starat yang perlu diperhitungkan. RUMUS-RUMUS TRIGONOMETRI I. RELASI/RUMUS DASAR FUNGSI TRIGONOMETRI 1. RELASI KEBALIKAN RELASI PEMBAGIAN RELASI “PYTHAGORAS” 2. FUNGSI TRIGONOMETRI SUDUT-SUDUT YANG BERELASI Kofungsi:  Sin(90 – a) = cos a cos(90 – a) = sin a ...

SOAL KONTEKSTUAL BERKAITAN PERBANDINGAN TRIGONOMETRI PADA SEGITIGA SIKU-SIKU, SUDUT ELEVASI DAN SUDUT DEPRESI

Gambar
SOAL KONTEKSTUAL BERKAITAN PERBANDINGAN TRIGONOMETRI PADA SEGITIGA SIKU-SIKU, SUDUT ELEVASI DAN SUDUT DEPRESI ________________________________________________________ Nama: Nazwa Alifia Azzahra Kelas: X IPS 1 Absen: 22 Daftar pustaka https://brainly.co.id/tugas/222788?utm_source=android&utm_medium=share&utm_campaign=question